Category: Blog

Your blog category

  • Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Tolak Provokasi Pemecah Belah

    Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Tolak Provokasi Pemecah Belah

    ​Palembang – Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin apel besar sabuk kamtibmas di lapangan Mapolrestabes Palembang pada Selasa (28/7/2026). Apel akbar yang dihadiri oleh lintas elemen ini digelar untuk menyikapi dinamika sosial kemasyarakatan Kota Palembang yang ibarat dua mata pisau; di satu sisi membawa kemajuan ekonomi, namun di sisi lain membuka ruang bagi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

    ​Dalam arahannya di hadapan jajaran Forkopimda, mahasiswa, buruh, komunitas ojek daring, hingga kelompok masyarakat lainnya, Kapolda secara khusus menyoroti pentingnya membangun benteng pertahanan sosial di tengah masyarakat. Hal ini krusial guna menangkal berbagai ancaman, terutama isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah.
    ​Sandi Nugroho menegaskan bahwa dalam menjaga keamanan Kota Palembang, Polri tidak bisa bekerja sendirian tanpa adanya dukungan nyata dari masyarakat.

    ​”Kita tidak perlu menjadi seorang Superman, tetapi yang kita butuhkan adalah sebuah Super Team. Jadikanlah ‘Sabuk Kamtibmas’ ini sebagai pengikat yang memelihara persatuan dan kesatuan, serta benteng sosial yang menjaga kehidupan dari segala bentuk potensi gangguan Kamtibmas,” tegas Kapolda dalam amanatnya.

    ​Lebih lanjut, Kapolda Sumsel mengimbau warga untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) dan memperkuat ketahanan informasi. “Saya mengajak seluruh masyarakat untuk perkuat kembali Siskamling dan jangan mudah terprovokasi oleh isu yang memecah belah,” pesannya dengan nada tegas namun merangkul.

    ​Bagi Kapolda, tingginya angka pengungkapan kasus kejahatan (678 perkara sepanjang Januari–Juni 2026) bukanlah kebanggaan utama. Kebanggaan sejati bagi institusi kepolisian adalah ketika berhasil mengubah mindset masyarakat agar mampu secara proaktif dan bersama-sama mencegah terjadinya kejahatan dari level akar rumput.

    ​ Acara ini juga dirangkai dengan pengembalian kendaraan milik korban kejahatan, pemusnahan 19,4 kg barang bukti narkoba jenis sabu, serta peluncuran Aplikasi Ampera 247 yang mempermudah warga dalam mengakses layanan kepolisian secara digital.

    ​Menyambung ketegasan pimpinan, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa seruan Kapolda hari ini adalah alarm sekaligus panggilan jiwa bagi seluruh warga Sumatera Selatan.

    ​”Arahan Bapak Kapolda sangat jelas dan mendasar; pertahanan Kamtibmas yang paling kokoh bukanlah senjata, melainkan persatuan warganya. Di era keterbukaan informasi saat ini, hoaks dan provokasi adalah ancaman nyata yang bisa merusak persaudaraan. Lewat semangat Sabuk Kamtibmas, kami mengajak seluruh elemen untuk merapatkan barisan, menyaring informasi sebelum membagikannya, dan berdiri bersama Polri untuk memastikan tidak ada celah bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah masyarakat kita,” ujar Nandang.

    Apel Besar Sabuk Kamtibmas menjadi sebuah ikrar kebangsaan di level daerah. Melalui perpaduan antara ketegasan penegakan hukum, kolaborasi warga, dan pemanfaatan teknologi, Polrestabes Palembang mengirimkan pesan yang kuat: persatuan warga adalah kunci utama keamanan sejati. Seiring dengan semangat “Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!”, Palembang kini meneguhkan langkahnya sebagai kota yang tidak hanya aman dari tindak kriminalitas, tetapi juga kebal terhadap segala bentuk provokasi dan perpecahan.

  • Kapolda Sumsel Pimpin Penyerahan Barang Bukti Kejahatan ke Korban

    Kapolda Sumsel Pimpin Penyerahan Barang Bukti Kejahatan ke Korban

    Palembang  — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan kembali menegaskan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan nyata kepada masyarakat melalui pengembalian barang bukti hasil tindak pidana kepada pemilik yang sah. Langkah tersebut dipimpin langsung Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho, dalam rangkaian Apel Besar Sabuk Kamtibmas di Halaman Mapolrestabes Palembang, Selasa (28/7/2026), sebagai implementasi Polri Presisi yang berorientasi pada keadilan, pemulihan hak korban, dan peningkatan pelayanan publik.

    Pengembalian barang bukti tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan penegakan hukum tidak hanya diukur dari banyaknya pelaku yang ditangkap, tetapi juga dari kemampuan negara mengembalikan hak masyarakat yang menjadi korban tindak pidana. Kebijakan ini sejalan dengan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk menghadirkan rasa aman, kepastian hukum, dan perlindungan terhadap hak-hak warga negara.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel secara simbolis menyerahkan lima unit sepeda motor dan satu unit telepon seluler hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan kekerasan (curas) kepada pemiliknya yang telah melalui proses penyidikan dan memiliki kepastian hukum.

    Barang bukti yang dikembalikan meliputi satu unit Honda Scoopy milik Mafiro Gita Romadina, satu unit Yamaha N-Max milik Indah Pratiwi, satu unit kendaraan angkutan barang merek Kaisar milik Joko Mulyono, satu unit Honda Beat milik Ferlin, satu unit Honda Beat warna hitam milik Bonie Hartono, serta satu unit telepon seluler yang telah berhasil diamankan penyidik.

    Selain pengembalian barang bukti, Kapolda Sumsel juga memberikan piagam penghargaan kepada dua warga, M. Reza Pahlevi dan M. Ikbal, atas keberanian mereka menggagalkan aksi pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata api di kawasan Alfamart Jalan Ali Gatmir, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang. Dalam aksi tersebut, M. Reza Pahlevi mengalami luka tembak pada bagian rusuk hingga pinggang, sedangkan M. Ikbal mengalami luka tusuk pada bagian paha akibat perlawanan pelaku.

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho, menegaskan bahwa pemulihan hak korban merupakan bagian penting dari proses penegakan hukum yang berkeadilan.

    “Penegakan hukum yang berkeadilan tidak hanya berorientasi pada pemidanaan pelaku, tetapi yang paling utama adalah bagaimana negara hadir mengembalikan hak-hak korban kejahatan. Kami memastikan seluruh barang bukti yang telah memiliki kepastian hukum dikembalikan kepada pemiliknya secara transparan, profesional, dan tanpa dipungut biaya sepeser pun,” tegas Kapolda Sumsel.

    Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan, mengatakan bahwa keberhasilan menjaga keamanan tidak dapat dilepaskan dari partisipasi aktif masyarakat dalam membantu tugas-tugas kepolisian.

    “Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Keberanian masyarakat yang turut membantu mencegah tindak kejahatan merupakan bentuk kepedulian yang patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya,” ujar Sonny Mahar Budi Adityawan.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa pengembalian barang bukti kepada korban merupakan bentuk pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat serta bagian dari komitmen Polri dalam membangun kepercayaan publik.

    “Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, transparan, dan akuntabel. Setiap keberhasilan pengungkapan tindak pidana harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk memastikan hak-hak korban dapat dipulihkan secara cepat sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Nandang Mu’min Wijaya.

    Melalui pengembalian barang bukti kepada pemilik yang sah serta pemberian penghargaan kepada masyarakat yang berani membantu mencegah tindak kejahatan, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan visi Polri Presisi dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif guna mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Sriwijaya.

  • Polda Metro Jaya Bekuk 2 Pengedar Sabu di Bekasi, Sita 9,80 Gram Barbuk

    Polda Metro Jaya Bekuk 2 Pengedar Sabu di Bekasi, Sita 9,80 Gram Barbuk

    Rilis Polda Metro Jaya mengenai penangkapan dua tersangka pengedar sabu. (Foto: Dok. Polda Metro Jaya)
    A+ A-

    RM.id  Rakyat Merdeka – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membekuk dua orang terduga pengedar sabu dalam operasi yang digelar Unit 3 Subdit 3 di wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi.

    Kedua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial MA (22 tahun) dan DS (24 tahun). Dari tangan keduanya, polisi menyita sejumlah paket narkotika jenis sabu dengan total berat bruto 9,80 gram yang diduga siap diedarkan.

    Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran dan transaksi narkotika di kawasan Jatisampurna. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap MA di sebuah rumah kos di wilayah Jatisampurna.

    Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah paket sabu yang telah dikemas dalam plastik klip siap edar, dua unit timbangan digital, serta dua telepon genggam yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi transaksi narkotika. Dalam pengembangan kasus, polisi mengamankan DS di lokasi yang sama.

    Hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka kemudian mengarahkan petugas ke sebuah rumah kontrakan di kawasan Kalimanggis, Jatisampurna. Dari lokasi kedua tersebut, polisi kembali menemukan satu paket sabu yang diduga masih berkaitan dengan jaringan peredaran yang dijalankan para tersangka.

    Kepala Unit 3 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, IPDA Septyan, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan pada 1 Juni 2026. “Kami telah mengamankan dua orang pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu berinisial DS dan MA di sebuah kos di daerah Jatisampurna, Kota Bekasi, dengan barang bukti sabu seberat 9,80 gram,” ujar Septyan, Sabtu (6/6/2026)

    Baca juga : Ada Sekolah Rakyat, Anak Pedagang Cilok di Boyolali Punya Harapan

    Kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.

  • Ditpolairud Polda Metro Jaya Gelar Baksos di Kali Adem, Bagikan Bantuan Untuk Kesejahteraan Warga Sekitar

    Ditpolairud Polda Metro Jaya Gelar Baksos di Kali Adem, Bagikan Bantuan Untuk Kesejahteraan Warga Sekitar

    Kombes Pol Mustofa selaku Direktur Polairud Polda Metro Jaya baru saja menggelar aksi sosial di kawasan pesisir Kali Adem, Jakarta Utara. Dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, pihak kepolisian membagikan bantuan berupa paket bahan pokok dan alat bantu jalan. Langkah nyata ini diambil untuk menyapa sekaligus membantu warga yang tinggal di area pelabuhan tersebut.

    Penyerahan bantuan secara khusus dilangsungkan di rumah seorang warga bernama Jaenal Arifin yang tengah berjuang melawan penyakit stroke. Saat berkunjung, Kombes Pol Mustofa tampak ditemani oleh jajaran pejabat utama Ditpolairud serta petugas bhabinkamtibmas setempat. Kehadiran pengurus RT dan RW setempat juga turut mengawal jalannya silaturahmi yang penuh kehangatan ini.

    Aksi filantropi ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian menaruh perhatian besar terhadap kesejahteraan dan kesehatan masyarakat pesisir. Melalui pemberian kursi roda dan sembako, Ditpolairud Polda Metro Jaya berharap bisa sedikit mengurangi kesulitan ekonomi keluarga sasaran. Dukungan moral dan materiil seperti ini sangat krusial bagi warga yang sedang mengalami keterbatasan fisik.

    Agenda yang berlangsung pada hari Kamis ini merefleksikan dedikasi penuh institusi Polri dalam mengayomi masyarakat bawah. Setiap paket bantuan yang disalurkan menjadi simbol kehadiran negara di tengah kesulitan yang dihadapi warganya. Pada akhirnya, program sosial ini diharapkan dapat terus mempererat hubungan baik antara aparat penegak hukum dan rakyat.

  • Ditpolairud Polda Metro Jaya Gelar Baksos di Kali Adem, Bagikan Bantuan Untuk Kesejahteraan Warga

    Ditpolairud Polda Metro Jaya Gelar Baksos di Kali Adem, Bagikan Bantuan Untuk Kesejahteraan Warga

    Kombes Pol Mustofa selaku Direktur Polairud Polda Metro Jaya baru saja menggelar aksi sosial di kawasan pesisir Kali Adem, Jakarta Utara. Dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, pihak kepolisian membagikan bantuan berupa paket bahan pokok dan alat bantu jalan. Langkah nyata ini diambil untuk menyapa sekaligus membantu warga yang tinggal di area pelabuhan tersebut.

    Penyerahan bantuan secara khusus dilangsungkan di rumah seorang warga bernama Jaenal Arifin yang tengah berjuang melawan penyakit stroke. Saat berkunjung, Kombes Pol Mustofa tampak ditemani oleh jajaran pejabat utama Ditpolairud serta petugas bhabinkamtibmas setempat. Kehadiran pengurus RT dan RW setempat juga turut mengawal jalannya silaturahmi yang penuh kehangatan ini.

    Aksi filantropi ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian menaruh perhatian besar terhadap kesejahteraan dan kesehatan masyarakat pesisir. Melalui pemberian kursi roda dan sembako, Ditpolairud Polda Metro Jaya berharap bisa sedikit mengurangi kesulitan ekonomi keluarga sasaran. Dukungan moral dan materiil seperti ini sangat krusial bagi warga yang sedang mengalami keterbatasan fisik.

    Agenda yang berlangsung pada hari Kamis ini merefleksikan dedikasi penuh institusi Polri dalam mengayomi masyarakat bawah. Setiap paket bantuan yang disalurkan menjadi simbol kehadiran negara di tengah kesulitan yang dihadapi warganya. Pada akhirnya, program sosial ini diharapkan dapat terus mempererat hubungan baik antara aparat penegak hukum dan rakyat.

  • Viral Pulau Sampah Ditpolairud Polda Metro Jaya Gelar Aksi Bersih Pesisir Muara Angke Bersama Dinas Lingkungan Hidup

    Viral Pulau Sampah Ditpolairud Polda Metro Jaya Gelar Aksi Bersih Pesisir Muara Angke Bersama Dinas Lingkungan Hidup

    Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, personel Ditpolairud Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan aksi bersih-bersih di kawasan pesisir Muara Angke, Jakarta Utara, bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

    Kegiatan tersebut diawali dengan pengecekan kondisi lapangan terkait penumpukan sampah di kawasan Muara Kali Adem. Selanjutnya, personel bersama instansi terkait melakukan pembersihan serta berkoordinasi mengenai penanganan lanjutan secara bertahap agar kawasan pesisir tetap terjaga kebersihannya.

    Selain kegiatan pembersihan, personel Ditpolairud juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan kawasan pesisir.

    Berdasarkan hasil pemantauan, penumpukan sampah di wilayah tersebut merupakan fenomena yang kerap terjadi setelah musim ombak atau musim barat. Kondisi geografis Muara Kali Adem yang berbentuk cekungan menyebabkan material dari daratan terbawa arus dan terkumpul di kawasan pesisir.

    Melalui kegiatan ini, Ditpolairud Polda Metro Jaya berharap kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan terus meningkat sehingga kawasan pesisir dapat tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

  • Ditpolairud Polda Metro Jaya Gelar Aksi Bersih Pesisir Muara Angke Bersama Dinas Lingkungan Hidup

    Ditpolairud Polda Metro Jaya Gelar Aksi Bersih Pesisir Muara Angke Bersama Dinas Lingkungan Hidup

    Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, personel Ditpolairud Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan aksi bersih-bersih di kawasan pesisir Muara Angke, Jakarta Utara, bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

    Kegiatan tersebut diawali dengan pengecekan kondisi lapangan terkait penumpukan sampah di kawasan Muara Kali Adem. Selanjutnya, personel bersama instansi terkait melakukan pembersihan serta berkoordinasi mengenai penanganan lanjutan secara bertahap agar kawasan pesisir tetap terjaga kebersihannya.

    Selain kegiatan pembersihan, personel Ditpolairud juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan kawasan pesisir.

    Berdasarkan hasil pemantauan, penumpukan sampah di wilayah tersebut merupakan fenomena yang kerap terjadi setelah musim ombak atau musim barat. Kondisi geografis Muara Kali Adem yang berbentuk cekungan menyebabkan material dari daratan terbawa arus dan terkumpul di kawasan pesisir.

    Melalui kegiatan ini, Ditpolairud Polda Metro Jaya berharap kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan terus meningkat sehingga kawasan pesisir dapat tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

  • Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi dengan PT Pusri, Untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Asta Cita Presiden

    Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi dengan PT Pusri, Untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Asta Cita Presiden

    PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui penguatan sinergi pengamanan dengan PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, salah satu objek vital nasional yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pupuk bagi sektor pertanian Indonesia.

    Komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi antara Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., dengan Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja Palembang Maryono beserta jajaran direksi yang berlangsung di Ruang Delegasi Lantai II Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Rabu, 3 Juni 2026.

    Pertemuan strategis tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat pengamanan objek vital nasional sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan Indonesia.

    Sebagai perusahaan pupuk terbesar dan tertua di Indonesia, PT Pusri memiliki peran penting dalam menjamin pasokan pupuk bagi jutaan petani di berbagai daerah. Kelancaran proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi pupuk menjadi faktor krusial dalam menjaga produktivitas sektor pertanian dan stabilitas pangan nasional.

    Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak membahas penguatan kerja sama yang mencakup pertukaran informasi strategis, pengamanan aset perusahaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keamanan, hingga penguatan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat memengaruhi operasional perusahaan.

    Kapolda Sumatera Selatan juga menegaskan kesiapan seluruh jajaran Polda Sumsel, termasuk Polrestabes Palembang dan Polsek Kalidoni, untuk memberikan dukungan pengamanan secara optimal terhadap seluruh aktivitas operasional PT Pusri sebagai bagian dari objek vital nasional yang memiliki dampak langsung terhadap kepentingan masyarakat luas.

    Pengamanan yang terintegrasi tersebut tidak hanya bertujuan menjaga keamanan fisik perusahaan, tetapi juga memastikan kelancaran rantai distribusi pupuk hingga sampai ke tangan petani. Dengan terjaganya stabilitas produksi dan distribusi pupuk, kebutuhan sektor pertanian dapat terpenuhi secara berkelanjutan sehingga mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional.

    Langkah ini sejalan dengan implementasi Program Presisi Polri yang menempatkan kepolisian sebagai institusi yang tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional serta menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan negara.

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa pengamanan terhadap objek vital nasional merupakan bagian penting dari kontribusi Polri dalam mendukung keberhasilan program pemerintah.

    “Kami memastikan seluruh jajaran Polda Sumatera Selatan siap memberikan perlindungan maksimal bagi kelancaran operasional PT Pupuk Sriwidjaja Palembang. Keamanan objek vital nasional ini merupakan prasyarat penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas strategis pemerintah demi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan nasional,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

    Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa penguatan sinergi dengan PT Pusri merupakan bentuk nyata komitmen Polda Sumsel dalam menjaga sektor-sektor strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

    “Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Melalui pengamanan objek vital nasional seperti PT Pusri, Polda Sumatera Selatan berupaya memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif sehingga proses produksi dan distribusi pupuk dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat langsung bagi para petani dan masyarakat Indonesia,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

    Audiensi tersebut diakhiri dengan diskusi teknis lanjutan serta penyerahan plakat sebagai simbol penguatan sinergi antara Polda Sumatera Selatan dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

    Polda Sumatera Selatan menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan strategis guna menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan ekonomi, serta mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan sebagai bagian dari pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.

  • Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi dengan PT Pusri, Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Asta Cita Presiden

    Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi dengan PT Pusri, Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Asta Cita Presiden

    PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui penguatan sinergi pengamanan dengan PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, salah satu objek vital nasional yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pupuk bagi sektor pertanian Indonesia.

    Komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi antara Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., dengan Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja Palembang Maryono beserta jajaran direksi yang berlangsung di Ruang Delegasi Lantai II Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Rabu, 3 Juni 2026.

    Pertemuan strategis tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat pengamanan objek vital nasional sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan Indonesia.

    Sebagai perusahaan pupuk terbesar dan tertua di Indonesia, PT Pusri memiliki peran penting dalam menjamin pasokan pupuk bagi jutaan petani di berbagai daerah. Kelancaran proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi pupuk menjadi faktor krusial dalam menjaga produktivitas sektor pertanian dan stabilitas pangan nasional.

    Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak membahas penguatan kerja sama yang mencakup pertukaran informasi strategis, pengamanan aset perusahaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keamanan, hingga penguatan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat memengaruhi operasional perusahaan.

    Kapolda Sumatera Selatan juga menegaskan kesiapan seluruh jajaran Polda Sumsel, termasuk Polrestabes Palembang dan Polsek Kalidoni, untuk memberikan dukungan pengamanan secara optimal terhadap seluruh aktivitas operasional PT Pusri sebagai bagian dari objek vital nasional yang memiliki dampak langsung terhadap kepentingan masyarakat luas.

    Pengamanan yang terintegrasi tersebut tidak hanya bertujuan menjaga keamanan fisik perusahaan, tetapi juga memastikan kelancaran rantai distribusi pupuk hingga sampai ke tangan petani. Dengan terjaganya stabilitas produksi dan distribusi pupuk, kebutuhan sektor pertanian dapat terpenuhi secara berkelanjutan sehingga mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional.

    Langkah ini sejalan dengan implementasi Program Presisi Polri yang menempatkan kepolisian sebagai institusi yang tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional serta menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan negara.

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa pengamanan terhadap objek vital nasional merupakan bagian penting dari kontribusi Polri dalam mendukung keberhasilan program pemerintah.

    “Kami memastikan seluruh jajaran Polda Sumatera Selatan siap memberikan perlindungan maksimal bagi kelancaran operasional PT Pupuk Sriwidjaja Palembang. Keamanan objek vital nasional ini merupakan prasyarat penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas strategis pemerintah demi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan nasional,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

    Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa penguatan sinergi dengan PT Pusri merupakan bentuk nyata komitmen Polda Sumsel dalam menjaga sektor-sektor strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

    “Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Melalui pengamanan objek vital nasional seperti PT Pusri, Polda Sumatera Selatan berupaya memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif sehingga proses produksi dan distribusi pupuk dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat langsung bagi para petani dan masyarakat Indonesia,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

    Audiensi tersebut diakhiri dengan diskusi teknis lanjutan serta penyerahan plakat sebagai simbol penguatan sinergi antara Polda Sumatera Selatan dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

    Polda Sumatera Selatan menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan strategis guna menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan ekonomi, serta mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan sebagai bagian dari pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.

  • Program Bedah Rumah Kapolda Sumsel Hadir di Wilayah Hukum Polsek Banyuasin I, Warga Kurang Mampu Terbantu

    Program Bedah Rumah Kapolda Sumsel Hadir di Wilayah Hukum Polsek Banyuasin I, Warga Kurang Mampu Terbantu

    Humas Polres Banyuasin Polda Sumsel

    Banyuasin – Program sosial dari Kapolda Sumatera Selatan kembali menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pada hari Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, bertempat di Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, digelar kegiatan peletakan batu pertama bedah rumah untuk seorang lansia bernama Dairah (80 tahun).

    Kegiatan yang berlangsung di lingkungan RT 23 RW 004, Banten Putra, ini merupakan bagian dari program unggulan Kapolda Sumsel dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga kurang mampu sekaligus mempererat tali kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat.

    Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat utama, antara lain Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si, serta Kapolsek Banyuasin I Iptu Ahmad Iqbal, SH.MH. Selain itu, turut hadir Kanit Binmas, Kanit Reskrim, Kanit Provost Polsek Banyuasin I, Ketua RT 23 Bapak Ayub, serta warga setempat yang tampak antusias menyambut program kemanusiaan ini.

    Kapolsek Banyuasin I, Iptu Ahmad Iqbal, menyampaikan bahwa kegiatan bedah rumah ini adalah wujud nyata kepedulian Polri, khususnya Polda Sumsel, terhadap kondisi sosial warga yang membutuhkan.

    Kami berharap dengan adanya program ini, Ibu Dairah yang sudah berusia 80 tahun dapat tinggal lebih nyaman dan layak. Ini juga bentuk sinergi antara kepolisian, tokoh masyarakat, dan warga dalam membangun lingkungan, ujar Iptu Iqbal seusai peletakan batu pertama.

    Di tempat yang sama, Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo menegaskan bahwa program bedah rumah akan terus berlanjut di berbagai wilayah hukum Polda Sumsel. Ia juga mengapresiasi dukungan dari warga Banten Putra yang turut serta menyukseskan program tersebut.

    Alhamdulillah, hari ini kita mulai di Banyuasin. Mudah-mudahan pembangunan berjalan lancar dan segera selesai sehingga Ibu Dairah bisa menempati rumah baru yang lebih layak. Ini adalah investasi kemanusiaan, tuturnya.

    Ketua RT 23, Bapak Ayub, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolda Sumsel dan jajaran Polres Banyuasin serta Polsek Banyuasin I yang telah memilih warganya sebagai penerima manfaat.

    Kami sangat bersyukur. Rumah Ibu Dairah selama ini sudah tidak layak huni. Semoga kebaikan ini dibalas berlipat oleh Tuhan Yang Maha Esa, ungkap Ayub.

    Sementara itu, Dairah yang tampak haru hanya bisa mengucapkan terima kasih berulang kali sambil menyeka air mata. Ia mengaku tidak pernah menyangka akan mendapatkan perhatian besar dari Kepolisian.

    situasi di lokasi bedah rumah tampak aman dan kondusif. Program ini menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat keamanan dan warga mampu menciptakan aksi nyata yang bermanfaat bagi sesama